Manajemen Risiko Berbasis Time Frame

Manajemen Risiko Berbasis Time Frame

Manajemen risiko yang efektif selalu berkaitan dengan pemilihan time frame dan struktur pasar. Trader jangka pendek umumnya menggunakan time frame rendah seperti M5 atau M15, sementara trader jangka menengah lebih fokus pada H1 hingga H4. Setiap time frame memiliki karakter risiko yang berbeda dan perlu disesuaikan dengan ukuran posisi.

Penggunaan stop loss berdasarkan struktur support dan resistance membantu menghindari risiko yang tidak terukur. Selain itu, rasio risiko dan imbal hasil (risk–reward ratio) menjadi acuan penting sebelum membuka posisi. Banyak trader profesional menjaga rasio minimal 1:2 untuk memastikan peluang jangka panjang tetap positif.

Dengan manajemen risiko yang disiplin, trader tidak perlu selalu benar dalam setiap transaksi. Fokus utama adalah menjaga kerugian tetap kecil dan terkendali, sehingga akun dapat bertahan dalam jangka panjang.

Leave a Comment

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *